Friday, November 15, 2013

Catatan Penting Seputar Umroh Part 5 (Selesai)



Hai Guys!! Today I’M BACK!! Setelah berbulan-bulan menghilangkan diri dan menggantungkan status ending catatan perjalanan umroh saya, hehe

Ya apa boleh buat alasan lama masih saja saya pakai, yaitu : "banyaknya kesibukan mencari sesuap nasi, hiks!!" dan tidak menyangkal juga rasa malas yang betah banget berdekatan dengan saya akhir-akhir ini dan memanggil dengan lembut “Jangan ng-Blog!!, jangan ng-Blog!!” dan pada akhirnya pun pemirsa sudah dapat membaca ending dari panggilan suara lembut itu : Saya kembali batal posting!! Hahaha

Jadi apa boleh buat kali ini sebagai pembalasan dendam saya, saya akan posting bagian ending-nya!! Dan sesuai janji, bagian kali ini kan membahas mengenai hal-hal menarik di Mekkah maupun Jeddah. ARE U REDE?!


     

Masjidil Haram


Siapa yang tidak kenal dengan Masjidil Haram, tempat dimana kabah berada, tempat orang-orang dari seluruh penjuru dunia bertawaf, dan percaya nggak? kalau sebelum Islam memasuki Mekkah, kabah ini menjadi tempat berziarah umat nasrani dan yahudi juga, bahkan di dalam kabah selain terdapat patung berhala juga terdapat lukisan Bunda Maria. Setelah Rasullulah dan umat muslim memenangkan perang dan berhasil menduduki kota Mekkah maka seluruh isi kabah peninggalan zaman bahula ini dikeluarkan dari dalam kabah. Bahkan saat ini hanya umat muslim lah yang diperbolehkan menginjakkan kakinya di kota Mekkah, Dahsyat bukan perubahan kota Mekkah ini? dan satu lagi yang ajib, selama saya melihat kabah di sana, saya belum pernah melihat kabah kosong tanpa ada yang tawaf di luar jam sholat.

Nah, masih banyak lagi hal menarik yang akan saya ceritakan, let's cekidot!!

Kabah dikala Hujan


Mayoritas penduduk arab mempercayai, jika ketika kita melihat kabah di kala hujan dan berdoa maka doanya termasuk doa yang multazam. Kebenaran mengenai keyakinan penduduk arab ini  sudah saya buktikan tersendiri dengan melihat banyaknya jamaah yang komat-kamit sambil menengadahkan tangan dikala hujan melanda kabah. Yups!! Saya berada di sana ketika kabah hujan. Mengharukan bukan?! Atau memang saya yang sedang beruntung? Tapi jawaban yang saya yakini adalah, semua itu berawal dari sebuah mimpi. Hahaha.


Kabah Ketika Hujan

Walaupun jawabannya terdengar absurd bin garing ala  trainer motivasi gitu, tapi MIMPI memang adalah kata yang tepat untuk menjelaskan : “Ko bisa-bisanya saya ada di sana ketika Hujan melanda kabah?”  Ya, sebenarnya,  sebelum berangkat umroh, saya selalu membayangkan begini : “Apakah saya bisa melihat kabah di kala hujan? Kalau bisa mungkin saya adalah orang yang beruntung mengingat Arab Saudi adalah Negara miskin hujan dan konon berdoa di depan kabah ketika hujan adalah doa yang multazam.” Haha, tapi siapa sangka mimpi itu jadi kenyataan?? So.. apa salahnya juga Anda ikutan bermimpi?

Gate 93 dan Gate 1


Melihat judul di atas sepertinya identik dengan judul keramat!! Kenapa sampai pintu dimasuk-masukin segala ke sub judul post blog saya? Emangnya pintu surga?

Ya, kenapa saya memasukan pintu sebagai judul? Tentu saja karena memang itu pintu keramat andalan. Sama seperti Masjid  Nabawi. Masjid Haram juga memiliki pintu ratusan ngalah-ngalahin lapisannya wafer tango. Nah pintu dengan nomer 93 dan 1 inilah pintu favorit saya.

Kenapa pintu 93 ini menjadi pintu favorit saya? karena selain dekat dengan tempat ber-wudhu pintu ini juga berdampingan dengan pintu 94, dimana pintu 94 ini dikhususkan untuk jamaah lelaki melakukan sholat. Jadi bagi yang masih jomblo bisa melihat pemandangan cowok-cowok keceh dari berbagai penjuru dunia yang sedang melintas, sedangkan bagi yang pergi ke Masjid Haram dengan Muhrim laki-lakinya bisa menggunakan gate 93 dan 94 ini untuk sholat, sehingga tidak terlalu berjauhan.

Zaman sekarang ini, akses wudhu Masjid Haram sudah makin banyak, tidak hanya akses wudhu bawah tanah saja yang disediakan tapi juga akses wudhu terbuka. Jadi kita tidak perlu jauh-jauh ambil air wudhu, naik-turun escalator. Cukup keluar pintu lalu wudhu deh, dan pintu yang langsung berhadapan dengan tempat wudhu ini diantaranya adalah pintu 93 ini sob!.

So, jika kita sudah membahas pintu 93, lalu apa kehebatan pintu 1 sampai harus dimasuk-masukin juga? Ya tak lain dan tak bukan karena pintu satu ini aksesnya langsung menuju kabah guys!! Dan begitu keluar pintu maka aksesnya akan dekat dengan jam dinding yang ngalah-ngalahin “jam gede”-nya kota London. Kerenz kan?!

 Petugas Kebersihan Tak Pandang Bulu


Jika di Masjid Nabawi kita bisa berleyeh-leyeh ria, jangan harap di masjid haram kita bisa seleyeh-leyeh di masjid nabawi, karena petugas kebersihannya rajin bener. Sedikit-sedikit ngelap-ngelap rak Al-qur’an, sedikit-sedikit benerin letak buku Al-qur’an pada tempatnya. Jika teman-teman tidak percaya dengan ketangguhan petugas kebersihan Masjid Haram, silahkan bereksperimen sendiri, coba ambil saja beberapa Al-qur’an dari rak lalu kita sebar-sebarin, dijamin nggak ada 30 menit itu buku Al-qur’an sudah balik lagi ke raknya semula dengan rapih. Ajib bener kan?! Haha. Nah gimana kalau sudah 30 menit tapi bukunya tidak kunjung kembali ke rak? Kalau lebih dari 30 menit itu buku belum balik ke rak, mungkin petugasnya sedang istirahat makan siang dan sholat, petugas kebersihan juga manusia coy!! #ngelesmodeon


Kerajinan petugas ini tidak hanya ditunjukan dengan kesigapan menaruh Al-qur’an pada tempatnya, akan tetapi juga urusan sedot-menyedot! Makanya jangan kaget, ketika kita sedang leyeh-leyeh lalu tiba-tiba disodorin vacum cleaner sama petugasnya, so daripada kita ikut kesedot vacuum cleaner mending kita sadar diri untuk menyingkir dari wilayah yang akan disedot itu dan mempersilahkan para petugas untuk menyedot-nyedot bagian yang mereka inginkan untuk disedot. Hehe.

Kecanggihan teknologi juga ditunjukan pemerintahan arab dalam membersihkan masjid yang menjadi letak rumah Allah ini dengan munculnya mesin-mesin kebersihan berbentuk mobil-mobilan yang mengalahkan kecanggihan ”bom-bom car”. Mesin ini menunjukan kehebatannya kepada saya ketika masjid Haram dilanda hujan. Begitu hujan reda, mesin ini berparade mendemonstrasikan kehebatannya kepada para jamaah yang kebetulan melihat mereka bekerja. Mesin ini diluncurkan dengan dua versi. Versi vacuum cleaner dan versi sapu-lap pel, mereka pun bekerja bergantian dengan selaras dan seimbang. Sungguh romantis. Hhe.



Mobil Kebersihan Masjidil Haram

Coffee or Tea?


Mungkin tidak hanya di Masjid haram, tapi di masjid nabawi juga kita bisa menemukan orang-orang arab yang rajin sedekah. Cuman kebetulan saya menemukannya di masjid haram ketika hari kamis. Tentu saja karena itu harinya berpuasa senin-kamis jadi munculah parah sedekah-ers ini menjelang waktu berbuka puasa, yang menarik di sini adalah, para sedekah-ers memiliki menu favorit, yaitu kurma dan ¼ gelas minuman yang tadinya saya yakini sebagai teh dan ternyata setelah berbulan-bulan berselang saya baru tahu kalau minuman itu ternyata adalah kopi. Sungguh menyedihkan!! Tak heran ketika saya menyeruput minuman yang saya yakini sebagai teh arab itu rasanya aneh bawang bombay, sungguh bagi saya orang Indonesia, lebih enak minum jamu ketimbang meminum minuman yang saya yakini tadinya sebagi teh arab itu.

Ini Kopi Atau Teh?

 

Bangunan di atas batu


Fenomena ini baru saja temukan ketika memasuki tanah haram yang sedang dalam tahap pembangunan sana-sini sehingga mengurangi kuota haji tahun 2013-2014. Sungguh saya terkagum-kagum dengan konstruksi pembuatan bangunan yang bisa menempel di atas bebatuan. Sayangnya saya tidak menyempatkan diri untuk belajar mengenai kehebatan konstruksi bangunan di sana. Jadi tidak bisa berkomentar banyak. Mohon dimaaafkeen! hhe.

Bangunan di Mecca

Dosa di tanah haram dua kali lipat, Waspadalah!! Waspadalah!!


Apa itu tanah haram? Singkatnya adalah sebuah wilayah yang disebut haram dan wilayah tersebut menjadi bagian tersendiri dari wilayah kota mekkah. Istilah indonesianya itu mungkin sama dengan Wilayah “DKI” Jakarta. Nah, jika kita mengambil miqat maka pengambilannya harus diluar wilayah tanah haram ini.

Menurut ustad yang membimbing saya selam umroh, pada zaman Rasulullah, ada salah satu sahabat beliau yang takut tinggal di wilayah haram. Ia sengaja membangun rumahnya di luar wilayah haram, karena apa? Karena dosa yang dilakukan di tanah haram bisa menjadi dua kali lipat!! So.. waspadalah!! Waspadalah!! hehehe

Nasib Kucing Garong


Ternyata kucing garong alias kucing lokal wujudnya hampir sama di semua Negara, bedanya adalah nasib yang harus mereka jalani. Walaupun mayoritas nasib kucing garong itu memang menyedihkan tapi kucing garong di arab sungguh lebih tampak menyedihkan jika harus bersanding dengan burung dara. Lihat saja burung dara yang gendut-gendut? Sungguh tidak layak jika disandingkan dengan kucing garong yang tinggal tulang berjalan lunglai sambil mengendus-ngendus makanan. Kasihan!!


Kenapa bisa begitu? Berdasarkan riset kecil-kecilan yang saya lakukan, burung dara ini bisa gendut karena banyaknya yang bersedekah kepada mereka, bahkan makanan burung dara dijual khusus di pinggir jalan seharga SAR 10 (per Mei 2012), di jalan pun sering dijumpai potongan-potongan roti yang sengaja disebar sebagai santapan burung dara. Lalu bagaimana dengan kucing? Ya, sudah jelas jawabannya, nasib mereka tidak seberuntung burung dara. Oleh karena itu, bagi para pembaca blog saya yang berhati mulia, apa salahnya jika teman-teman berkunjung ke sana dan membawa sejumput makanan kucing. Bawalah makanan kucing tersebut turut serta kemanapun teman-teman pergi, siapa tahu menemukan kucing yang membutuhkan sedekah di perjalanan. Kucing juga hewan sama seperti burung dara. Lalu kenapa perlakuan kepada mereka harus dibedakan?

Pemerasan Berkedok Unta


Siapa yang tidak mau naik unta? Tentu saja orang-orang yang ill-feel sama unta. (maaf!! Jika pertanyaan saya terlalu bodoh!! Heuheuheuheu). Tapi inti dari tulisan saya bukanlah pertanyaan itu, karena saya mau menceritakan kembali "wejangan" yang diberikan oleh ustad pemandu saya, bahwa berhati-hatilah dalam menaiki unta. Menayakan berapa harga untuk menaikinya terlebih dahulu lebih baik ketimbang langsung bernafsu menaikinya, banyak kasus pemerasan yang terjadi pada peziarah yang teralu mernafsu menaiki unta tanpa menayakan terlebih dahulu harganya. 

Unta dan Saya di Jabal Rahma, Lebih Keceh Siapa? lol

Ada Si Hilda dari Brebes, LOL


Jabal Rahmah dipercayai sebagai tempat bertemunya kembali Adam dan Hawa di Bumi kita tercinta ini, akan tetapi juga dipercayai sebagai tempat ajang  pencarian jodoh. Sangking sensitifnya permasalahan jodoh ini sampai-sampai para peziarah menorehkan catatan nama-nama gebetan menggunakan spidol di hampir seluruh bagian Jabal Rahma yang bisa mereka coret-coret. Bahkan jika pasir dan tanah pun bisa dicoret-coret mungkin dataran Jabal Rahma tidak kalah dengan Hollywood Walk of Fame. Contohnya saja batu yang tidak bersalah ini, entah siapa tersangka yang mencoretkan nama di batu ini, apakah itu si Hilda atau gebetannya si Hilda? Masih menjadi misteri, only God Knows!. Tapi, bagaimana pun Let's say “Hai untuk Hilda, by the way sudah dapet Jodoh? LOL.” Selamat!! Hilda telah berhasil mengabadikan namanya di Jabal Rahma serta masuk dalam Blog ini, taaraaaaa!!

Si Hilda dari Brebes, Jawa Tengah, Indonesia

Guys!! Tidak hanya yang muda-mudi saja yang mencoret-coret di sana tapi, beberapa bapak-bapak berumur juga turut serta, entah sedang membantu mencarikan jodoh bagi anaknya atau memang dirinya sendiri yang sedang mencari jodoh tambahan? sekali lagi, Only God knows! Hehe.

Para Tersangka Kasus Pencoretan Jabal Rahma





Jeddah


Jeddah itu kerenz!! Itulah kalimat yang saya lontarkan ketika touch down muter-muter di Jeddah. Bukan karena banyaknya bangunan-bangunan megah tapi karena banyaknya mobil kerenz sekelas jaguar yang melintas! Di Jeddah khususnya wilayah Masjid terapung, barulah kita sadar mengenai gaya hidup orang Arab yang kaya-raya.

Kenapa saya baru sadarnya di Jeddah? Bukan di mekkah maupun Madinah? Karena di dua tempat itu saya benar-benar mengalami kesulitan menemukan mobil keren lewat dan bangunan megah selain hotel dan Masjid. Di mekkah kita akan lebih sering menemukan mobil yang kotor dekil dan penyok sana-sini. Entah karena orang arab itu kaya-kaya jadi tidak cinta mobil atau mungkin memang karena mereka kaya-kaya sehingga malas klaim asuransi? Atau bisa jadi Karena mereka memang malas-malas!! Malas cuci mobil, malas juga benerin mobil yang rusak. Hha. Konon banyaknya pohon yang ditanam di rumah juga menentukan seberapa kayanya orang arab. Jadi semakin banyak yang di tanam semakin kaya pulalah orang itu.


Toko Ali Murah


Entah mengapa toko ini beken sekali di Jeddah, bukan, bukan karena pemiliknya ganteng dan bukan juga kebanyakan barang-barang yang konon berasal dari Bangladesh yang mereka jual, tapi karena setiap kali travel tour umroh kita menurunkan kita di Jeddah pastilah tidak jauh-jauh dari Plaza Balad dan letak Plaza Balad tidak jauh-jauh dari toko Ali Makmur ini.

Penampakan Toko Ali Murah di Jeddah

Alasan saya berkunjung ke toko ini adalah karena papan namanya yang super besar dengan warna biru dangdut, sungguh eye catching!! dan saya pernah membaca di salah satu blog mengenai toko ini yang menjual aneka barang-barang, sehingga saya pun tak bisa melewatkan toko ini begitu saja, hehe. Ketika saya memasuki toko ini, suasananya tidak jauh dari pasar tradisional. Manusia di mana-mana, barang di tumpuk dimana-mana, pegawai toko sibuk menjual dimana-mana dan saya pun sibuk keliling kemana-mana, lol. Sunggug suasananya mirip dengan toko kelontong. Barang yang di dalamnya pun hampir komplit!!. Mulai dari hiasan lemari es, aneka kosmetik arab, pashmina, bahkan mereka juga menjual kaos unyu Arab Saudi yang hampir mirip dengan model-model Joger Bali dan Dagadu Yogya. Transaksi yang terjadi di toko ini sangat semrawut!! Jadi jangan harap pelayannya bisa melayani kita setiap saat, bahkan terkadang kasirnya pun lupa melayani kita, heuheuheu. Saya pun hanya menaruh uang pas untuk belanjaan saya di meja kasir, lalu pergi walau sebenarnya jauh di dalam lubuk hati terdalam ada niat untuk pergi tanpa meninggalkan uangnya, lol.

Sekian dulu sharing seputar Umroh dari saya kali ini, semoga bermanfaaaat!!

Finn.
Share:  

9 comments:

  1. Salaam. Bermanfaat bgt artikelnya :) saya in syaa Allah bbrp hr lg umroh n msh agak bingung gambaran situasi dsana.. Alhamdulillah setelah baca blognya jd lebih tau.. :) oya utk toko yg recommended di madinah ada namanya ga? Atau asal beli di pasar jalanan deket masjid nabawi aja? Trus baju gamis bawa brp ya? Jazaakillahu khayran

    ReplyDelete
  2. tip & trick nya ok banget buat sy yg rcn umroh bulan depan..insya allah :D

    ReplyDelete
  3. Hai Yin, masalah baju sesuaikan saja dengan kebutuhan berapa lama akan di sana. Kalau saya alokasikan 1 hari 1 baju diluar baju ihram dan baju tidur. Selamat Umroh..!!

    ReplyDelete
  4. Mba terimakasih sekali info nya sangat bermanfaat..saya insya allah 23 mei berangkat ke tanah suci..ya allah ya rabb semoga saya bisa merasakan hujan dekat kabah ya..aamiin ya allah

    ReplyDelete
  5. Aamiin. Terima kasih ya sudah mampir. Smg bermanfaat dan umrohnya mabrur!! :))

    ReplyDelete
  6. LOL banget artikelnya informatif dan menghibur jg mba, thanks

    ReplyDelete
  7. Wah mbak Hani ini jelasinnya komplit banget. Aku juga nulis tentang umroh, tapi gak detil kayak gini. Ma kasih ya udah komen di blog saya panjang lebar tentang laki2 Pakistan, kalau berkenan gabung grup facebooknya dong

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih kunjungan baliknya.
      Group facebook apaan ya?

      Delete