Friday, April 22, 2016

Working and Holiday Visa Australia for Indonesian

Working and Holiday Visa Australia


Hello Guys, I’m back setelah lama nggak ng-BLOG dan hilang dari peredaran layaknya redaksi kehilangan wartawannya, #Halah (dibaca : lagu lama), hehe. Akan tetapi, saya kembali dengan membawa info yang tak berharga bagi kamu yang mau banget ke Australia nggak hanya untuk berlibur tapi juga untuk belajar, bekerja, pertukaran budaya atau mau buat gaya-gayaan tinggal di luar negeri.




Kalau kita punya uang jadi milyader tentu hal ini bukan jadi masalah, tapi gimana jika uang kita pas-pasan? Atau kita punya tujuan buat ngerampok dollarnya Australia? Atau mungkin mau jalan-jalan ke Australia tapi modal jalan-jalannya balik alias jalan-jalan tanpa ngeluarin doit? Mungkin juga ada yang bertujuan untuk sekolah di Australia tapi nggak sanggup dengan persyaratannya yang mencekik leher?

Nah, Working and Holiday Visa adalah solusinya Sob. Pemerintah Australia menyediakan visa 462 subclass visa untuk pemuda/i  WNI yang berusia 18 s.d 30 tahun dengan misi sebenarnya (alias hitam di atas putih) “Pertukaran Pemuda dan Budaya” Jadi bagi kamu yang udah diatas 30 tahun maaf Anda kurang beruntung, huhu. Visa ini dibagikan untuk 1000 WNI per-tahunnya dan kuotanya belum pernah terpenuhi alias masih banyak yang kosong.

Sebenarnya pemerintah Australia juga menyediakan visa serupa tapi tak sama bagi WNA lainnya, Working Holiday Visa 417 subclass. Bedanya apa?  yang membedakan visa 462 dan 417 ini adalah persyaratan untuk pengajuan visa dan hak-hak yang diberikan oleh si pemegang visa, termasuk di dalamnya adalah : izin lama tinggal, dan perpanjangan visa. Tapi, fungsi ke dua visa ini tetap sama yaitu, untuk belajar, bekerja dan berlibur.

Lalu apa saja hak-hak yang diberikan pemerintah Australia untuk WNI pemegang visa 462 subclass?

  • Izin bekerja 24 jam sehari, 7 hari seminggu
  • Tinggal di Australia selama 1 tahun
  • Belajar di Australia maksimal 4 bulan
  • Jalan-jalan di Australia
  • Klaim pengembalian pajak jika penghasilan yang didapat di bawah 18.000 AUD dalam setahun
  • Bekerja di satu tempat dan wilayah maksimal selama 6 bulan, setelah itu harus pindah ke tempat lain (hanya jika gaji yang diterima terkena pajak bukan cash in hand)
  • Multiple entry visa, jadi kita bisa keluar-masuk Australia selama masa berlaku visa belum habis.

Gimana? Asik kan? Jika tertarik mari kita cek apa saja persyaratan-nya.

Persyaratan pengajuan visa 462 subclass ini untuk WNI tidaklah semudah visa 417 subclass yang banyak di-peruntukan untuk warga negara lainnya seperti Eropa, Canada, Taiwan, Korea, Jepang dll. Persyaratan dan kuota visa ini dapat berubah setiap tahun dan bisa dicek di website Direktorat Jendral Imigrasi Indonesia

Walaupun agak ribet bagi WNI karena banyaknya persyaratan tapi sebenarnya ada segi positifnya khususnya dalam segi persyaratan bahasa Inggris yang mengharuskan pemohon visa memiliki score IELTS min 4,5. Banyak WNI yang diuntungkan dengan adanya persyaratan ini karena WNI yang telah berhasil mendapatkan visa 462 subclass telah memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang cukup baik untuk bisa datang ke Australia, sedangkan bagi pemegang visa 417 subclass yang tidak bisa berbahasa Inggris, mereka banyak mengalami kesulitan untuk mendapat pekerjaan karena kendala bahasa. Jadi sebenarnya tingkat rasio kendala mendapatkan pekerjaan karena kemampuan berbahasa Inggris lebih banyak dialami oleh pemegang visa 417 ketimbang WNI 462 visa holder.

Pertanyaan selanjutnya adalah jika persyaratan telah terpenuhi lalu bagaimana tahapan untuk pengajuan visa?  Let's cekidot!!


Working Holiday Visa Australia

  1.  Daftar secara online untuk wawancara di website Ditjen Imigrasi Indonesia
  2. Cek website pengumuman jadwal wawancara diakhir minggu, setiap hari kamis, jumat, sabtu, minggu (cek terus setiap minggu) jangan sampai kelewatan karena bakalan susah ngurusnya lagi.
  3. Bawa semua persyaratan ke Ditjen Imigrasi, fotokopi dan asli pada saat wawancara.
  4. Surat Rekomendasi dari Ditjen akan dikirim lewat email (lamanya antara dua minggu sampai sebulan)
  5. Cek website imigrasi Australia tentang persyaratan visa 462 subclass
  6. Bawa semua berkas persyaratan, uang untuk fee visa dan surat rekomendasi yang telah didapat ke kantor VFS Jakarta karena kedubes Australia di Indonesia tidak menerima pembuatan visa.  (untuk lebih lengkapnya cek website VFS)
  7. Tunggu email balasan tentang medical check up dari Imigrasi Australia.
  8.  Bawa berkas untuk medical check up ketika melakukan medical, saya merekomendasikan RS Mitra Kemayoran Jakarta untuk melakukan medical karena prosesnya yang cepat (biasanya paling lama satu bulan untuk mendapatkan final decission dari imigrasi Australia),
  9. Cek email hasil keputusan visa dari pemerintah Australia, jika visa granted, maka visa akan dikirim lewat email. Print out visa dan bawa serta ketika terbang ke Australia.

Catatan Penting
  • Sangat direkomendasikan untuk bank statement dalam bentuk cash mengendap minimal 1 bulan di rekening karena dari berbagai pengalaman pendaftar sebelumnya jika mengajukan dalam bentuk deposito atau kurang dari 1 bulan di rekening maka dipermasalahkan.
  • Cek ulang semua berkas sebelum berangkat wawancara, karena jika sampai kekurangan berkas maka akan makin ribet untuk mengurusnya, sekali lagi akan saya perjelas “Makin Ribet”!! (artinya : ribetnya minta ampun)
  • Sediakan bank statement melebihi jumlah minimal agar aman dengan bergejolaknya kurs Dollar.
  • Untuk bagaimana mencari pekerjaan di Australia bisa di sini

Oke, segitu dulu info seputar working and holiday visa (WHV) for Indonesian, saya akan menghadirkan artikel selanjutnya masih seputar WHV di kesempatan selanjutnya, kapan? Insya Allah kapan-kapan, lol. So, jika kalian masih belum jelas setelah baca 'coretan' saya ini silahkan cek di FAQ Working and Holiday Visa Australia for Indonesian.


Thanks for reading and see you..
Share:  

18 comments:

  1. Terima kasih infonya, jadi tahu ada visa ini kak.

    ReplyDelete
  2. Susah gak ngajuin visanya? Brp lama prosenya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Agak ribet memang krn urus sendiri. Lama proses tergabtung de ditjen imigrasi. Biasanya lama di imigrasi Indonesia. Kalau berkas sudah masuk Australia paling lama sebulan sampai visa granted!

      Delete
  3. Katanya harus ada ujian Toefl min skor 450 ya? Ambil tes TOEFL dulu dong.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello. Dulu iya, cuman sekarang katanya sudah ganti, harus ambil IELTS. Lebih baik check langsung di web ditjen imigrasi ya.

      Delete
  4. Thanks for the info, babe. I wonder how it all works for Polish people. I need to check it for sure! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Agnes!

      For Polish, its more easy and also faster.

      You also can get the second year visa by working at farm 3 months.

      Just check the Imugration web of Australia.

      Good luck!

      Delete
  5. Mohon infonya kakak, saya tinggal di Semarang, kalo untuk wawancara itu secara online atau ke kantor imigrasi Jakarta?

    Atau adakah kantor perwakilan imigrasi Australia di setiap kota?
    Thanks in advance.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello. Untuk wawancara kamu harus ke Jakarta dan setahu saya, untuk saat ini belum ada kantor perwakilannya.

      Delete
  6. untuk yg over age lebih dr >30 ga bisa ya :D

    ReplyDelete
  7. Nggak bisa. Soalnya ini sebenarnya program pertukaran pemuda. Hehe

    ReplyDelete
  8. Mau nanya, kalo lulusan s1 jurusan bahasa inggris apakah juga wajib menyertakan skor ielts saat mau dftr /wawancara ? Thanks sebelumnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya itu syaratnya, jadi tetap harus dicantumkan,

      Delete
  9. Halo salam kenal,
    mau tanya tentang subclass WHV nih, terutama syarat IELTS dan pencarian kerja ketika sampai di ausie bs email ke saya ? arden2108@gmail.com

    Terima kasih

    ReplyDelete
  10. Kak, in case kita udah nyaman dan merasa cukup dengan pekerjaan yang didapet di aussie nantinya apakah visa WHV ini bisa dperpanjang? atau dikonversi jadi working visa begitu?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sejauh ini Working Holiday visa 462 cuman satu tahun.
      Belum tahu apakah bisa diperpanjang jd 2 tahun seperti Working Holiday Visa 417.

      Ada rumor kalau WHV 462 akan bisa jd 2 tahun tapi kebenarannya belum pasti sebaiknya kamu tanya saja waktu wawancara di Ditjen Imigrasi.

      untuk perpanjangan visa, kamu harus cek visa WHV 462 yang kamu dapat waktu visa sudah keluar. Apakah ada catatan kaki "No further stay" atau tidak. Kalau ada tandanya TIDAK BISA DIPERPANJANG dengan visa lainnya. Jadi kamu harus pulang ke Indonesia waktu visa kamu habis. Dan mengajukan visa lain dari Indonesia kalau mau datang ke Australia lagi.

      Masalah catatan kaki ini tergantung hoki kamu. Biasanya bagi yang tidak ada catatan kaki No Further stay, mereka perpanjang dengan visa pelajar tapi kasus ini jarang terjadi. Kebanyakan dapat catatan kaki no further stay. Jd tergantung hoki kamu.

      Untuk working visa. Kamu ga bisa mengajukan working visa tanpa sponsor. Jd harus ada bos yg mau jd sponsor kamu. Kalau ga ada kamu ga bisa ngajuin working visa.

      Delete
  11. Hai :)

    Mau tanya, kalau WHV sudah terbit, ada batas digunakan/harus berangkat sebelum kapan gitu nggak ya?

    Lalu, kalau mengajukan WHV tanpa membeli tiket berangkat ke aussie, apakah bisa?

    thanks! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mau tanya, kalau WHV sudah terbit, ada batas digunakan/harus berangkat sebelum kapan gitu nggak ya?

      Ada. Expirednya 1 tahun sejak tanggak visa granted. Setelah itu tidak bisa digunakan visanya.

      Lalu, kalau mengajukan WHV tanpa membeli tiket berangkat ke aussie, apakah bisa?

      Nggak perlu selama ada bank statment sesuai syarat.

      Delete