Sunday, May 1, 2016

TIPS and Trick Cari Kerja di Australia (Bagi Pelajar, Dependant Visa dan WHV Holders)

Mungkin sebagian dari teman-teman bertanya-tanya dalam hati, kenapa judulnya udah bagus-bagus banget tapi ada tanda kurungnya? Kenapa nggak general aja?

K – E – N – A – P - A?

Karena waktu saya mau bikin artikel ini saya udah ngerasa kalau nggak diembel-embelin dengan tanda kurung hasilnya bakalan panjang banget nggak karuan dan melebar kemana-mana kaya macetnya kota Jakarta, hehe. So saya spesifikasikan saja biar gampang.

Nah, kenapa dibedakan? karena biasanya kita bakalan mencari kerjaan professional sesuai dengan ijazah kita, dan hal ini prosedurnya beda dan lebih susah karena nggak semua gelar yang kita dapat di Indonesia itu berlaku juga di Australia. Lalu gimana yang tanda kurung itu? Bagi yang termasuk golongan tanda kurung, tidak menutup kemungkinan bisa mendapatkan pekerjaan sesuai ijazah dan gelarnya tapi mungkin peluangnya akan jauh lebih kecil karena visa-nya membatasi ruang gerak untuk bekerja. Seperti visa pelajar dan dependent visa, ada aturan maksimal kerja 20 jam seminggu, hal ini akan sulit jika bekerja kantoran, dan untuk visa Working and Holiday Visa ada batasan bekerja maksimal 6 bulan di satu tempat maka perusahaan akan berpikir panjang untuk mempekerjakan-nya. Semua pekerjaan kantoran membayar gaji karyawan dengan pajak, jadi penghasilan akan terkena pajak. Dalam hal ini pemerintah Australia akan tahu jika bekerja melewati jam kerja yang seharusnya. Berbeda dengan pekerjaan non kantoran yang bisa dibayar dengan cash in hand.

So.. bagi kalian yang termasuk dalam golongan tanda kurung, dan mau dapat kerjaan di Australia silahkan coba langkah-langkah berikut (pastikan kalian telah mengetahui visa apa yang akan kalian gunakan untuk bisa bekerja di Australia) :

1. Tanyakan pada diri sendiri mau kerja apa?


Apakah suka dengan anak-anak?, Apakah suka bersih-bersih? Apakah punya SIM lokal dan kendaraan pribadi? Setelah mengetahui minat silahkan lakukan riset kecil-kecilan mengenai lowongan pekerjaan, gaji dan job desk. cari pekerjaan yang dibutuhkan lewat website seperti Gumtree, Seek, Uber (bagi yang ingin jadi supir), Au pair website (bagi yang mau menjadi pengasuh anak) dll. Tanyakan juga pada diri sendiri apakah punya pengalaman dalam bidang tersebut.





2. Silahkan berbohong demi kebaikan, lol


Maksudnya adalah siapkan curiculum vitae (CV) dengan pengalaman kerja bidang tersebut walau belum pernah sebelumnya, tapi berbohong di sini harus dipikirkan matang-matang karena biasanya kalian akan mendapatkan job trial sebelum diterima kerja misalnya kalau tidak tahu sama sekali cara bikin kopi dengan mesin jangan sekali-kali melamar jadi barista dan mencantumkan pengalaman barista, lain halnya dengan pekerjaan kitchen hand. Jika tahu caranya mencuci piring maka bisa melamar sebagai kitchen hand dengan pengalaman kerja yang dibuat-buat. hehe

3. Cantumkan pengalaman kerja yang berkaitan dengan kerjaan yang akan dilamar


Jika CV kita kosong alias nggak ada pengalaman kerja, kita bisa cantumkan pengalaman kerja di Indonesia. Misalnya kita mau melamar jadi waitress, bisa mencantumkan café teman atau café tempat kita sering nongkrong di Indonesia sebagai pengalaman kerja. Jika kita pernah mendapatkan job trial di café walaupun kita tidak diterima kerja di sana kita juga bisa mencantumkan sebagai pengalaman kerja. Seolah-olah kita pernah bekerja di sana. Tapi perlu diingat hal ini jangan sekali-kali dilakukan untuk pekerjaan yang benar-benar membutuhkan skill khusus seperti nursing, aged care, barista, bartender dan cook/chef.

4. Ambil sertifikasi, atau college


Ada baiknya kita mengambil sertifikasi jika menginginkan peluang untuk mendapatkan kerja meningkat, sertifikasi ini bisa disesuaikan dengan dimana kita tinggal karena di Australia peraturan setiap state berbeda-beda. Misalnya saja Victoria, sertifikat RSA (Responsible Service of Alcohol)  dibutuhkan untuk setiap pekerjaan yang berkaitan dengan alcohol entah itu pelayan store, pelayan restaurant/café, barista dan bartender.



Coffee Class Melbourne    @isaactan


5. Jika mencari kerja lewat website seperti, Gumtree usahakan lebih rajin dari minum obat!!


Bukalah Gumtree setiap saat, saat bangun tidur, saat makan siang, saat mau mandi sore, saat sebelum tidur. Kenapa? Karena kerjaan di Gumtree bisa hilang secepat kilat. Misalnya saja dibutuhkan pelayan start immedietly dan di-post 4 jam yang lalu, setelah kita telepon kerjaan itu sudah nggak tersedia alias diambil orang. Jadi untuk antisipasi hal ini sebaiknya pelototin website dan berlomba-lomba apply kerjaan sebelum kerjaan itu banyak dilihat orang.

website selain www.gumtree.com.au yang bisa digunakan untuk mencari kerja:

www.seek.com.auwww.au.indeed.com, www.aupair-australia.net, www.backpackerjobboard.com.au 

dan segala website lainnya yang bisa dicari di mbah google.



 

6. Jika drop in CV usahakan bertemu dengan manager-nya


Kenapa? Karena banyak juga para pencari kerjaan (dibaca : saingan kamu!) yang melakukan hal ini jadi buang rasa malu jauh-jauh dan selalu ingat akan tuntutan biaya hidup di Australia yang mahalnya nggak pakai perasaan,lol. Biasanya jika berhasil ketemu dengan manager, si manager akan kasih job trial langsung jika dia suka dengan si pelamar. Lalu gimana dengan nasib CV yang di drop in tapi nggak bisa ketemu manager? Bisanya sih bakalan masuk tong sampah, huhu..

7. Hafalkan CV sebelum wawancara


Wawancara ini penting Sob, para manager akan lebih suka ngasih job trial buat orang yang lebih percaya diri, dan buat kalian yang CV-nya mengarang bebas, hal ini sangat penting karena si manager akan tanya pengalaman kerja kamu jadi hafalkan isi CV dan siapkanlah alasan kenapa sudah tidak kerja lagi di tempat tersebut.

8. Rajin pangkal dapat kerjaan


Jadilah amat sangat rajin, jangan buat kesalahan dan banyak tanya jika tidak tahu saat job trial. Tapi.. Kita manusia biasa Sob, tidak luput dari kesalahan? Yup, makanya tanya sebelum melakukan dan lakukan dengan hati-hati. Jika membuat kesalahan tinggal minta maaf, katakan juga akan jauh lebih hati-hati dan tidak akan mengulanginya lagi. Usahakan jangan diam saja jika kerjaan telah selesai atau nggak ada sesuatu yang dikerjakan. Misalnya jika di-trial sebagai waitress, bisa ambil kain lap, dan coba lap-lap meja dan lap dengan 'agak' lambat kenapa 'agak' lambat? Kalau cepat-cepat bisa jadi kerjaan bisa selesai sebelum dapat kerjaan baru, dan bakalan bingung mau ngerjain apa lagi, hehe. Ingat!! “Kelihatan nganggur itu nggak baik!!”

9. AWAS!! Banyak kerjaan palsu


Banyak pekerjaan palsu yang beredar di Australia baik itu pekerjaan di farm (pertanian), cleaning service dan lain-lain. Kerjaan palsu ini bisa jadi kantornya ada, manajemen-nya ada tapi gaji karyawannya yang tidak ada.

Pekerjaan farm ini gajinya biasanya lumayan besar dan diwajibkan bagi pemegang visa 417 subclass bagi yang mau dapetin second year visa. Banyak yang bekerja di farm dan mengatakan bahwa kerjaan farm ini good money tapi capek-nya luar biasa. Sebenarnya kerjaan di farm ini bisa sebagai alternative jika sudah desperate nggak dapet-dapet  kerjaan tapi dalam mencari kerjaan farm harus hati-hati karena banyak penipuan dan karena lokasinya yang cukup jauh dari kota jadi ketika tempat itu adalah penipuan alias nggak ada kita bisa repot terlantar terutama dari segi transportasi dan tempat tinggal. Maka dari itu sangat diwajibkan bagi teman-teman yang mau mencoba kerja di farm untuk mencari tahu lowongan pekerjaan ini berdasarkan rekomendasi teman yang pernah bekerja di sana. Cara yang paling mudah adalah dengan mencari kenalan 417 visa holder yang bisa dipercaya dan pernah berkerja di farm. Itu akan jauh lebih aman. Jangan pernah transfer uang terlebih dahulu untuk biaya akomodasi sebelum tiba di lokasi. Jika ada masalah dengan pekerjaan, seperti mengalami penipuan bisa laporkan ke kantor polisi setempat dan Fairwork.

10. Voluntering


Beberapa café menyediakan lowongan kerja untuk volunteer, memang kalian tidak dibayar tapi bisa mendapat makan gratis dan pengalaman kerja dan pengalaman ini bisa dicantumkan juga ke dalam CV.




Membuat CV yang Baik

CV pekerjaan non kantoran di Australia itu beda banget sama CV yang biasa kita buat di Indonesia. Mereka tidak butuh data personal kamu panjang-panjang, riwayat pendidikan kamu sejak SD dan TK bahkan deskripsi jurusan yang kamu ambil saat kuliah sarjana atau master. Manager cuman mau lihat riwayat pekerjaan kamu dan skill apa yang kamu punya yang masih berhubungan dengan pekerjaan. Misalnya melamar pekerjaan sebagai pelayan maka skill yang perlu dicantumkan : bisa membawa 3 piring, mengenal jenis-jenis kopi ala Melbourne dan lain sebagainya. Berikut rincian hal-hal apa saja yang wajib dicantumkan dalam CV?

1. Personal Data

Nama, alamat, nomer telepon, dan email. Beberapa pekerjaan khususnya yang berada di suburb menginginkan karyawannya tinggal di dekat tempat kerja, jadi jika kalian merasa bisa datang ke tempat kerja dan tidak ada masalah dengan jarak yang memisahkan #halah. Teman-teman bisa mencantumkan alamat palsu, hehe.

2. Availability

Cantumkan hari apa saja kamu bisa kerja Misalnya, All the time, Monday to Friday, dan sebagainya.

3. Cantumkan pekerjaan yang kamu incar

Misalnya, “I’m seeking for wait staff position”

4. Riwayat Pekerjaan, Sertifikat dan riwayat pendidikan

Cantumkan yang sesuai atau berkaitan dengan pekerjaan yang diincar.


Contoh CV



Page 1
Page 2


Share:  

25 comments:

  1. Hi hnie pengalamannya sangat membantu sekali bisa minta alamat emailnya kah

    ReplyDelete
  2. Cari kerja sebaiknya waktu sudah tiba atau sebelum berangkat ke Aussie? Kalau sebelum berangkat apa bisa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Suka2 kamu. Kalau sebelum berangkat juga bisa, biasanya ini untuk kerjaan au pair. Kalau kerjaan lain agak susah karena kamu harus wawancara dan job trial.

      Delete
  3. Kak sorry mau tanya, kalau untuk jd barista di sana harus punya sertifikatkah? Pengetahuan dasarnya apa aja ya yang diperlukan? Saya cuma pernah coba bikin kopi di coffee shop yang open bar, jadi boleh bikin sendiri (espress, cappucino, latte, mocha) sekalian tanya2 ke baristanya. Kalau kursus rasanya mahal. Makasih banyak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Aga. Standart Barista di Australia itu tinggi sekali. Saingan kamu barista dari Korea. Kalau kamu mau jafi barista minimal kamu harus bisa bikin latte art dan espressonya bagus. Latte art nggak akan bisa diproduksi kalau kamu ga bisa bikin susu yang bagus. Di australia foam kering itu nggak dipakai sama mereka di reject.

      Mereka juga menuntut barista bikin kopi dengan cepat dan latte art tidak jadi soal (ini untuk cafe2 komersil seperti Degani, Hangar, dll), jadi kalau kamu nggak banyak latihan. Susah buat dapet job barista di Australia.

      Saya menghabiskan $1000 hanya untuk sekolah Barista, setelah itu sama volunteer jadi barista di beberapa cafe yang menerima volunteer. Jadi skill saya terasah baru saya juga pernah melamar menjadi all rounder dulu baru bisa mendapatkan kerja sebagai Barista.

      Jadi saran saya banyak2 latihan. Salvos Army menyediakan latihan gratis. Kamu bisa ke sana dan mendaftar untuk latihan jika tidak mau keluar uang banyak.

      Delete
    2. Iya saya rasa standarnya tinggi, soalnya liat di artikel kakak yg lain barista2nya champion semua. Hahaha. Kalau yang volunteer itu harus ada keahliannya juga apa bisa dari 0? Lumayan minggu2 pertama jadi volunteer sebelum dapet TFN.

      Yang udah saya baca biaya hidup di Melbourne lebih rendah daripada di Sydney, Perth dan Canbera, kalau kesempatan kerjanya gimana?

      Makasih banyak ya infonya, ini bacaannya lengkap dan masih baru jd masih relevan. Maaf banyak nanya, mau meyakinkan diri untuk pilih Melbourne nih. Ekekekek.

      Delete
    3. Kalau kesempatan kerja, semua hampir sama sih saya rasa. Cuman Sydney memang benar-benar tough buat cari kerjaan banyak yang nganggur berbulan-bulan juga di Sydney.

      Tapi kalau dilihat dari segi Dollar, Perth lebih banyak kasih kesempatan untuk pekerjaan kasual daripada Melbourne dengan gaji yang lebih tinggi juga.

      Delete
    4. Dan untuk Volunteer wait staff bisa dimulai dari nol tapi untuk barista di Australia kamu nggak bisa dari nol, tetap harus punya skill minimal kamu sudah bisa bikin kopi dengan benar walau latte art kamu belum bagus dan belum bisa bikin kopi dengan cepat.

      Untuk volunteer barista kamu bisa ke Salvos Army atau ke Lentil As Anything. Untuk lentil di Melbourne yang menerima volunteer barista ini lentil cabang St. Kilda.

      Delete
  4. Kak Hani, kalau kerja di Australia harus dapat visa dulukah atau bisa cari dari Indonesia? Mkacih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalay kamu profesional dalam bidangnya (job experiences dll) kamu bisa cari kerja dari Indonesia. Tapi kalau cuman mau cari kerjaan casual job bisa pakai working and holiday visa

      Delete
  5. Kak saya mau tanya, saya non native speaker apakah akan jdi masalah kalau kerja di Australia? saya sih ada keinginan kerja di Australia. farming atau waitress/cleaning service

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ada masalah asalkan tingkat bahasa inggris kamu fungsional.
      Untuk pekerjaan casual kaya gitu kamu harus dapat Visa Australia dulu. Bisa apply working and holiday visa. Cara dan syaratnya baca2 aja di blog ini ya.

      Delete
  6. Hi mbak Hani, thank you so much for sharing ya. Artikel ini bentuk pencerahan baru. Disebutkan di artikel, sebaiknya mencantumkan riwayat pekerjaan sesuai dengan jenis pekerjaan yang diincar. Saya tertarik melamar pekerjaan di hospitality industry, hotel misalnya. Kebetulan dulu pernah kerja di tourism dan hospitality industry sebelum ke media. Masalahnya, pengalaman itu duluu sekali. Apakah pengalaman kerja yang kelewat lama (sekitar 2 tahun lebih yang lalu) itu tidak jadi masalah? Kalau media kan nggak ada sangkut pautnya ya.
    Satu lagi, kalau cenderung ke arah hospitality industry, sebaiknya memilih kota tinggal Perth atau Melbourne ya? Sebenarnya sih tertarik juga ke Sydney, tapi katanya rata-rata gaji di Sydney nggak sebagus di kota lainnya. Tapi di Sydney kan bisa nyambi kursus nulis yang banyak tersedia ya.

    ReplyDelete
  7. Hello Tiara,

    Terima kasih sudah mampir ke blog saya.

    Sebenarnya akan jadi masalah jika sudah terlalu lama kecuali kalau kamu memang pakai agen untuk melamar pekerjaan atau punya sertifikat Pendukung pekerjaan yang kamu incar. Misal mau melamar di cafe kamu punya sertifikat food handling, itu akan jadi nilai plus.

    Tapi yang namanya nasib itu nggak ada yang tahu. Dicoba saja.

    Atau kamu juga bisa pakai working and holiday visa ke Australia. Itu jauh lebih mudah untuk dapat kerja di sana. Kamu bisa kerja selama setahun.

    Untuk lebih lengkap soal visanya bisa baca juga di blog ini ya..

    Semoga membantu.

    ReplyDelete
  8. Halo Kak Hani,

    Mau tanya, kalo untuk jd waitress peluangnya kbh byk di syd melb atau perth?
    Utk lanar casual work spt itu, apakah biasanya ad interview atau lgsg job trial?
    Mereka lbh prefer ke foreign atau citizen sana ya?
    Lalu, apakah boleh jujur ke mrk jika kita memakai whv?

    Deep sharing anw 👍 thanks a lot.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk waitress semua sama aja, kamu bisa lihat peluang job lewat Gumtree disitu bisa kelihatan berapa banyak yang dibutuhkan, sejauh ini bidang hosptality (wait staff, chef/cook, barista) lebih banyak dibutuhkan daripada cleaning service dan lainnya.

      Untuk masalah Sydney, saya sudah pernah menjabarkan di FAQ Working and Holiday Visa di blog ini kalau biaya hidup tinggi dan gaji hampir sama dengan Melbourne. Jadi kalau tujuan kamu mau dapat dollar kamu susah untuk nabung di Sydney.

      Untuk wait staff selama kamu good looking kamu punya oeluang besar utk dpt job ini, kl kamu nggak merasa good looking banget kamu harus punya skills tambahan.

      Sebaiknya jujur mengenai Visa apa yang kamu pakai, karena biasanya ada beberapa yg diminta copy visanya.

      Yang bisa kamu pakai utk bohong adalah kapan visa kamu expired jika sudah kepepet butuh kerja dan masa berlaku visa tinggal sebentar lagi.

      Semoga membantu ya

      Delete
    2. Untuk masalah interview, PASTI ADA interview baik lewat sms, telepon atau bertemu langsung, setelah oke kamu bakal dapat job trial.

      Delete
  9. Wah terima kasih Ka penjelasannya.

    Ada yg ingin aku tanya lg Ka.
    Mnurut Ka Hani, diantara syd melb perth atau brisbane peluang kerja besar dan lower living cost dimana ya Ka?
    Aku pnya plan mau lanjutin master dsana yg kisaran tuition fee nya 30k aud in a year dmn aku musti nabung skitar 20k saat ambil whv, mnurut Kaka dg pengalaman Ka Hani disana gmn?

    Trima kasih Ka. Really appreciated for your favor.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ada yg living cost murah tp gaji gede, semua berbanding lurus, kecuali utk Sydney. Licing cost gede tapi kerja casual gajinya ga beda jauh sm Melbourne.

      Bukannya mau mematahkan semangat ya tapi kl buat stay setahun di sana dan nabung 20k AUD itu susah banget.

      Sepengalaman rata2 nggak ada yg bs dpt segitu kl kerjaan casual. Belum lg ada resiko km dipecat dan harus nganggur selama beberapa minggu.

      Kl km mau nabung 20k setahun km harus min nabung sebulan 1600 AUD. Paling ga km seminggu harus dapet min 800 AUD biar bs nabung 1600. Kl km dpt gaji 15 /hour km harus kerja 53 jam seminggu, dan ga semua kerjaan mau kasih kamu kerja 53 jam/week. Rata2 25-40 jam/week.

      Kl kaya gitu km harus punya 2-3 jenis kerjaan dalam seminggu dan itu juga belum tentu bisa dapat yg harinya pas dan ga bentrok sm kerjaan lain.

      Yg paling make sense itu kl kamu kerja jd supir Uber atau supir taxi atau tenaga marketing yg fee-nya gede. Atau kl kerjaan casual km cari yg min 18/hour (without tax) atau 21-25/hour (with tax), tapi ini ga gampang utk di kota, kamu harus ke outback atau kerja waktu winter. Di ski resort jd house keeping.

      Delete
    2. Untuk masalah peluang kerja dan rate gaji yg ditawarkan kamu harus buka Gumtree. Kamu bandingin antara kota2 itu dan kerjaan yg mau kamu cari. Kota mana yg penawaran kerjanya lebih tinggi.

      Tapi jujur saya nggak rekomen kamu ke Sydney krn Living cost yg super mahal dan rate gaji casual yg ga beda jauh sama Mebourne. Susah juga nyari kerjaan casual di sana krn saingannya banyak.

      Delete
    3. Terima kasih banyak ya Ka atas penjelasannya yg lengkap.
      Im really helped. Good luck Ka!

      Delete
  10. Han, kalo utk job di Uber apa hrs ada pengalaman jg?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nggak ada, cuman harus punya SIM lokal (Australia, sesuai negara bagian dimana kamu tinggal).

      Untuk Uber X lama usia SIM lokal minimal satu tahun kalau utk Uber eat nggak ada selama punya SIM lokal aja.

      Delete
  11. Nice share, may Allah reward you for it...

    ReplyDelete